BAB
I
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang
Agama
islam dikenal sebagai agama yang cinta damai. Tidak hanya itu, ajaran-ajaran
pada agama islam selalu mengajarkan kepada kebaikan. Berkata jujur, menolong
sesama, terbiasa untuk bersih, dll. Maka bukan hal aneh apabila ajaran-ajaran
agama islam banyak dicontoh oleh agama lain. Hal ini disebabkan ajaran islam
menimbulkan efek positif bagi orang yang mengamalkannya. Tidak hanya bagi
individu tapi bahkan untuk halayak.
Akan
tetapi, kerap kita melihat masyarakat islam (katanya) tidak mengamalkan apa
yang menjadi ajaran agamanya. Mereka cenderung mengabaikan perintah Allah dan
Rasul-Nya sedang dimana non-muslim melaksanakannya. Dengan begini bisa juga
dikatakan bahwa non-uslim lebih islam daripada muslim itu sendiri. Seperti
contoh dalam berkehidupan bertetangga. Banyak tetangga yang merasa tidak
memiliki tetangga. Sebab, hampir tidak pernah bertegur sapa. Padahal islam
sangat menganjurkan untuk bersilaturrahim bahkan memuliakan tetangga.
Lantas
kemudian timbul pertanyaan, mengapa hal ini bisa terjadi? Apakah karena islam
para muslim itu sebatas islam KTP? Ataukah ada faktor lain? Jawabannya tidak
lain dan tidak bukan karena ketauhidan mereka telah berkurang. Sebab
apabila mereka memiliki tauhid yang kuat maka semua perintah Allah dan
Rasul-Nya pasti akan dilaksanakan. Oleh sebab itu makalah ini akan membahas
tentang peran tauhid bagi manusia.

